Waaah udah ga pernah posting lagi ni..lagi sibuk sama kerjaan ci..
lagi jalan2 buat update artikel blog di Fb jadi kepengen...
coba dulu aaaah
Rasa-rasanya da yang kurang kalau di Blog kita belum ada feedburner. Tanya kenapa? Karena banyak sekali keuntungan dari feedburner. Pengen nyoba?
Masihkah Anda menggunakan read more versi jadul??? Sekarang ada Auto Read More yang lebih praktis dan mudah untuk digunakan. Penasaran???.
Banner juga merupakan simbol bagi Blog kita. Apakah Anda sudah membuat Banner untuk Blog kesayangan Anda??? Segera buat, disini kami menyediakan panduan praktis membuat Banner..

Selintas tentang jam’iyah Al Wafa Al Islamiyah
Bogor Indonesia
Jami’iay Al Wafa Al Islamiyah Bogor didirikan untuk mengusung da’wah sunnah berdasarkan manhaj salafus sholih sambil berupaya keras melakukakn proses kaderisasi da’wah untuk menyiapkan tenaga-tenaga muda yg kelak menjadi penerang bagi umat ini. Lembaga ini berdiri pada tanggal 27 Desember 2004 dan berkantor pusat di Bogor Jawa Barat.
Menyadari betapa urgennya proses kaderisasi dakwah, lembaga ini merasa perlu menyiapkan media-media yg mendukung proses tersebut dengan berbagai potensi yang dimilikinya. Oleh karenanya seluruh pimpinan lembaga ini berupaya keras menyiapkan beberapa ma’had dengan ma’had yang semuanya berdomisili di Bogor dan Cianjur Jawa Barat. Pertama Ma’had Yatim Al Wafa Bogor, kedua Ma’had Badr Al Islami sebagai wadah dan pembentuk dan membina para da’I, ketiga Ma’had Putri Al Wafa sebagai media membina para akhwat muslimah menjadi ibu yang sholihah dan sebagai da’iyah bagi komunitas muslimah dilingkungannya. Ketiganya berlokasi di kecamatan Taman Sari Bogor. Dan keempat Ma’had Al Wafa Cianjur Jawa Barat (Ma’had Uhud). Saat ini Jam’iyah Al Wafa sedang membangun sebuah markas dakwah di Lampung, setelah membangun beberapa masjid yang dilengkapi dengan rumah imam di Serang Banten. Dan kedepan Jam’iyah Al Wafa terus berupaya mengasuh anak-anak yatim yang telah kehilangan orang tua mereka dengan membuka ma’had-ma’had yatim di beberapa tempat di Indonesia.
Sesungguhnya Jami’iay Al Wafa Al Islamiyah merupakan lembaga yang bergerak dalam bidah Dakwah, pendidikan dan sosial, dengan berbagai program berkesinambungan yang terjabar dalam kegiatan sebagai berikut :
Mengadakan daurah-daurah Syar’iyah dan da’wiyah secara rutin. Baik yang bersifat internal maupun eksternal.
Pengiriman da’i ke daerah-daerah tertentu untuk menyebarluaskan da’wah sunnah berdasarkan pemahaman salafus sholih.
Penerbitan buku-buku islam dan brosur-brosur dakwah yang bermanhaj salaf.
Mengasuh dan membina anak-anak yatim piatu dalam ma’had yang didesain secara khusus dengan menyediakan semua fasilitas pendukung secara maksimal. Dari makan sehari-hari, pakaian, perlengkapan pribadi, SPP, Laboratorium Bahasa, kendaraan bis untuk rihlah (Tamasya) dan semua kebutuhan sekolah sampai perawatan kesehatan.
Menyiapkan kader da’i dan da’iyah dalam sebuah ma’had yang dirancang khusus dengan kurikulum berbasis kompetensi yang menekankan penguasaan bahasa arab dan hafalan Al-Qura’an.
Membangun masjid dan rumah imam di daerah-daerah yang membutuhkannya. Dan menyipakan imam khusus yang mengelola kemakmuran masjid tersebut.
Mengadakan buka puasa bersama pada bulan Ramadhan.
Pembagian hewan qur’ban
Khitanan massal
Melakukan upaya-upaya semaksimal mungkin untuk mengurangi berbagai bentuk kemungkaran yang menyebar dikalangan masyarakat dengan cara-cara yang hikmah dan elegan.
Tentu saja lembaga ini tidak dapat bergerak dinamis tanpa dukungan dan partisipasi dari para muhsinin yang dengan penuh keikhlasan mendonasikan sebagian harta kekayaan mereka untuk da’wah ini. Dan lembaga ini juga tidak akan mampu meretas jalan da’wah sunnah yang mulia in tanpa dukungan partisipasi dan kerja sama yan baik dengan institusi dan lembaga-lembaga da’wah lainnya yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sejalan, yaitu menegakan da’wah ahlus sunnah wal jama’ah berdasarkan pemahaman salafus sholih dan berjuang membendung berbagai bentuk bid’ah dan kemungkaran yang menyebar luas di lingkungan masyarakat.
wi-fi atau hotspot adalah akses internet gratis yang biasanya hanya bisa diakses sekitar 50 meter dari lokasi yang terdapat akses hotspot tersebut. Dengan adanya wi-fi kita bisa menikmati layanan internet tapi tentunya kita harus mendekati lokasi dimana adanya akses wi-fi dan hotspot tersebut.
Tidak dipungkiri bahwa internet sekarang seperti sudah menjadi kebutuhan kita baik itu untuk mencari informasi atau hanya untuk bersenang - senang. Tapi walau hotspot sudah lumayan banyak disediakan baik itu operator atau pemerintah tapi masih belum banyak yang tau lokasi mana saja akses tersebut berada.
Dibawah ini saya akan menuliskan daftar lokasi untuk akses wi-fi atau hotspot di indonesia yang saya dapat dari rosyidi.com . Lumayan lah untuk informasi kita jika sewaktu-waktu membawa laptop atau handphone yang bisa akses dengan wi-fi lan.
Sebagai tambahan bahwa Telkomsel menyediakan hotspot disetiap graPARI atau untuk jakarta sekarang disebut ( metro ). Sebagai pegangan baiknya anda print saja daftar ini.
Ini dia daftarnya :
1. UNIVERSITAS GUNADARMA, KAMPUS J KALIMALANG - Bekasi Selatan Kampus D bisa di gedung 2 dan 4 (CarPark, Hall, dan Auditorium) Login : c0b4d1b4c4 (atau lihat di mading)
2. Kampus ATMA Jaya, Gedung B
3. Rumah Internet TNT 2 di bilangan Kelapa Gading
4. SERVICE HONDA FATMAWATI
5. SERVICE HONDA PONDOK INDAH
6. BOGOR TRADE MALL - Food Court (BOGOR)
7. KAMPUS IPB DRAMAGA (BOGOR)
8. GEDUNG KEMENTRIAN / DEPARTEMEN
9. UNTAR LAMA (sebelah Trisakti )
10. Dunkin Donuts @ TAMAN ANGGREK
11. Cafe BoxOffice @ BOGOR
12. PLAZA SEMANGGI
.
* Ajiramen (Restaurant) (Restaurant)
* Celcius café (Restaurant)
* Food Court LT 3A (Food Court)
* Gloria Jeans café (Bar/Coffee Shop)
* Mr Baso (Restaurant)
* Rice Bowl (Restaurant)
* Starbuck Café (Bar/Coffee Shop)
* Woku woku (Restaurant) (Restaurant)
13. Bakmi GM Pondok Indah Mal 1 Bakmi GM Pondok Indah Mal 1 (Restaurant)
14. Food Court Mayapada Building lt basement (Foodcourt)
15. Garuda Lounge, Terminal E&F departure, international Airport
16. Bakmi Keriting Restaurant Jl. Jend Sudirman Kav 1 Wisma BNI 46 Jakarta 10220
17. Fashion Café Jl. Jend Sudirman Kav 1Wisma BNI 46 Jakarta 10220
18. Food Court Restaurant Jl. Jend Sudirman Kav 1Wisma BNI 46 Jakarta 10220
19. Java Bay Café Jl. Jend Sudirman Kav 1 Wisma BNI 46 Jakarta 10220
20. Mall - Plaza Senayan Jl. Asia Afrika 8 Plaza Senayan Jakarta 10270
21. Marche Moven Pick Restaurant Jl. HR Rasuna Said Kav X-0, Graha Surya
22. Internusa Lt Dasar Jakarta 12950
23. Millenia RatuPlaza Jl Jenderal Sudirman RatuPlaza eMall, 4th floor Jakarta 10220
24. Mall - Telkom Teleshop Mall Taman Anggrek Jakarta Barat
25. Harris Hotel Tebet Jakarta Jl. Dr Saharjo 191 Jakarta Selatan
26. Jakarta Convention Center Jl. Gatot Subroto Senayan Jakarta Selatan
27. Mojo Café Mangga Dua Square Level 3, Next to Surya Cinema Jakarta kota
28. Cyber Café Orion Dusit Lantai Dasar. Jakarta Kota
29. Office - Istana Negara Pers Room 1 President Office Jakarta Pusat
30. Office - Telkom Jl. Gatot Subroto Graha Citra Caraka Jakarta Pusat
31. Dunkin Donat Pusat Jl. Hayam Wuruk dekat dengan Wisma Hayam Wuruk Jakarta Kota
32. Plaza Semanggi. Lantai 1 dan lantai 2 dan Food court area Jl. Jendral Sudirman Jakarta Selatan
33. Oma Sendok di jalan Empu Sendok No. 45, Senopati keb baru Jakarta Selatan.
34. Bakoel koffie, Bellaggio, Mega Kuningan.
35. BizNet Cafe,Mega Kuningan
36. Delights cafe,Jalan Kemang Raya, Kemang Jakarta Selatan.
37. Cafe Aksara Bookstore,Kemang, Jakarta Selatan.
38. Restoran Hotel Grand Flora,Kemang, Jakarta Selatan.
39. Cafe Lokananta,Panglima Polim Selatan, Jakarta Selatan.
40. BAKWAN ECETERA, Jl. Benda No. 89, Kemang - Jakarta Selatan,
41. Mal Pondok Indah II, mulai lantai paling bawah hingga ke lantai atas (foodcourt) khusus hari kerja.
42. Depok Town Square (Foodcourt)
43. ZOE Cafe, Depok
44. Cafe/Reataurant Batavia Stasiun kota jakarta.
45. Hot pot Restaurant,Muara karang
46. Sun City Bar/Spa/Restaurant,Jl.Hayam Wuruk,Jakarta Pusat
47. Universitas Budi Luhur
48. Plaza Cengkareng Ramayana.
49. Carefour Taman Palem Lt.3.
50. Kampus BSI Cengkareng
51. Kampus Mercu Buana, Kembangan Jakarta Barat
52. Kampus Univ. Siliwangi - Jl. Siliwangi
53. Mayasari Plaza - Jl. Pasarwetan
54. Asia Mall - Jl.HZ.Mustofa
55. RS Jasa Kartini - Jl. Otista
56. Metropolitan Mall 1-2
57. ekalokasari Bogor
58. JCo Botani Square Bogor
59. Rumah Kopi / Sekretariat DPP PAN
nama Wifi : 1. Rumah kopi
2. Rumah PAN lt 2
60. Hotel shopian tebet jakarta
61. aa motor bogor, di jl baru, free hot spot buat konsumen cuci motor, ganti oli atau juga service motor
62. Bakmi Keriting Restaurant Jl. Jend Sudirman Kav 1 Wisma BNI 46 Jakarta 10220
63Fashion Café Jl. Jend Sudirman Kav 1Wisma BNI 46 Jakarta 10220
64. Food Court Restaurant Jl. Jend Sudirman Kav 1Wisma BNI 46 Jakarta 10220
65. Java Bay Café Jl. Jend Sudirman Kav 1 Wisma BNI 46 Jakarta 10220
66. Mall - Plaza Senayan Jl. Asia Afrika 8 Plaza Senayan Jakarta 10270
67. Marche Moven Pick Restaurant Jl. HR Rasuna Said Kav X-0, Graha Surya
68. Internusa Lt Dasar Jakarta 12950
69. Millenia RatuPlaza Jl Jenderal Sudirman RatuPlaza eMall, 4th floor
Jakarta 10220
70. Mall - Telkom Teleshop Mall Taman Anggrek Jakarta Barat
71. Harris Hotel Tebet Jakarta Jl. Dr Saharjo 191 Jakarta Selatan
72. Jakarta Convention Center Jl. Gatot Subroto Senayan Jakarta Selatan
73. Mojo Café Mangga Dua Square Level 3, Next to Surya Cinema Jakarta kota
74. Cyber Café Orion Dusit Lantai Dasar. Jakarta Kota
75. Office - Istana Negara Pers Room 1 President Office Jakarta Pusat
76. Office – Telkom Jl. Gatot Subroto Graha Citra Caraka Jakarta Pusat
77. Dunkin Donat Pusat Jl. Hayam Wuruk dekat dengan Wisma Hayam Wuruk
Jakarta Kota
78. Plaza Semanggi. Lantai 1 dan lantai 2 dan Food court area Jl.
Jendral Sudirman Jakarta Selatan
79. Oma Sendok di jalan Empu Sendok No. 45, Senopati keb baru Jakarta Selatan.
80. Bakoel koffie, Bellaggio, Mega Kuningan.
81. BizNet Cafe,Mega Kuningan
82. Delights cafe,Jalan Kemang Raya, Kemang Jakarta Selatan.
83. Cafe Aksara Bookstore,Kemang, Jakarta Selatan.
84. Restoran Hotel Grand Flora,Kemang, Jakarta Selatan.
85. Cafe Lokananta,Panglima Polim Selatan, Jakarta Selatan.
86. BAKWAN ECETERA, Jl. Benda No. 89, Kemang - Jakarta Selatan,
87. Mal Pondok Indah II, mulai lantai paling bawah hingga ke lantai
atas (foodcourt) khusus hari kerja.
88. Depok Town Square (Foodcourt)
89. ZOE Cafe, Depok
90. Cafe/Reataurant Batavia Stasiun kota jakarta.
91. Hot pot Restaurant,Muara karang
92.Sun City Bar/Spa/Restaurant,Jl.Hayam Wuruk,Jakarta Pusat
HOTEL’S HOTSPOT LOCATION
1. Shangrila Hotel Margeux
2. Shangrila Hotel Lobby
3. Shangrila Hotel Satoo
4. Accacia hotel (Private)
5. Aston hotel Senen (Private)
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Bandung :
1. MELSA HOTSPOT di The Valley - Dago
2. MELSA HOTSPOT(Semua Lantai) di Bandung SuperMall Jl. Gatot Subroto
3. STT TELKOM ( Gedung A, B, C,SC)
4. ZOE CORNER
5. BEC di food court
6. SMP Negeri 2 Bandung
7. Black Coffee Bar Jl. Cihampelas
8. Gatorade -Bandung Electronic Center GF Jl. Purnawarman, Bandung
9. Istana Plaza ( tiap lantai ) Jl. Pasir Kaliki,Bandung
10. Panos café Gedung BBU (Bumi Bina Usaha), Jl asia afrika
11. QB Bookstore (Setiabudi Supermarket)
12. AMIK AL MA’SOEM
13. UNPAS FE jl. tamansari no 6-8 Bandung
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Cirebon :
1. Setda Kabupaten Cirebon
2. Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon
3. Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon
4. Badan Kepegawaian Daerah Kab. Cirebon
5. DPRD Kab. Cirebon
6. Grage Mall Cirebon
7. Dinas Pendapatan Kab. Cirebon
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Anyer :
1. CIHIDEUNG FOREST By GRETONG - Username : tamu - Password : tamu
Akeses Internet WiFi Gratis Daerah Sumatra :
Sumatra Barat (Padang) :
1. Haustea - Plaza Andalas & Hayam Wuruk
2. Sedona (Bumi Minang Hotel)
3. Kampus AMIK - damar
4. Kampus UPI-YPTK
Akeses Internet WiFi Gratis Daerah Riau :
1. Masjid Agung Annur - JL. Hang Tuah - Pekanbaru
2. Mall SKA - JL. Arengka Pekanbaru
3.
4. hotel grand zurri itu jl. teuku Umar -pekanbaru (Hanya ketika Check in)
5. Bandara SUltan Syarif kasim 2
6. Mall SKA
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Semarang :
1. UNDIP (24 jam) FISIP, S2 Fak Teknik, Fak Kedokteran bagian2 tertentu, dll
2. gedung Telkom JL.Pahlawan
3. Universitas Khatolik Soegijapranata Jl.Pawiyatan Luhur
4. Rinjani Resto Jl.Rinjani.
5. E plasa Jl.Simpang lima.
6. Plasa Simpang Lima SCC Lt.5 free by Speedy
7. Seputar Simpang Lima
8. Brux the Bistro, Jl. Rinjani
9. Black Canyon Coffee, Jl. Rinjani
10. The Hills, Bukit Sari
11. Citramedia Internet Cafe, Mal Ciputra
12. XYZ, Singosari Raya
13. Java Supermal area food court, HK Desert, Cafe Luwak, dll, Peterongan
14. Cafe Pelangi, Jl. Singosari Raya
15. Yamaha KCI, Jl. Pandanaran
Note : untuk Kualitas Hotspot Semarang lihat komentar no 109 oleh la DF
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Jogja :
1. STMIK AKAKOM JANTI (belakang Lobby) Setting : lan proxy-address proxy.akakom port :3128
2. UGM ( perpust UPT1 ugm). >>Komentar no 71.
Fakultas ilmu budaya
Fakultas biologi
kptu plaza , pwd WEP: wifi1
Terima kasih buat mas heri atas tambahannya. >> komentar no 125
3. KEDOKTERAN UMUM/ KEDOKTERAN GIGI UGM
4. DEKAT NOVOTEL HOTEL DJOGJA @ JL.SUDIRMAN
5. Universitas Negeri Yogyakarta
6. Jendelo cafe
7. Mal Galeria
8. Mal Ambarukmo
9. It’s Coffee
10. Kedai Kopi
11. Centro Billiard & Lounge; Jl. Ring Road Utara
12. Parsley; Jl Kaliurang Km 5,5
13. Momento; Jl. Jembatan Merah, Gejayan - harga makana terjangkau
14. Addicted; Jl. Gejayan
15. Empire Café; Jl. Gejayan - nyaman untuk berinternet
16. Dixie Easy Dining; Jl. Gejayan No. 40b Selatan Selokan Mataram
17. Snap Café; Jl. Gejayan - fasilitas wifi-nya masih baru
18. Kedai Kopi; Jl. Bougenville No. 1 Gejayan, Selokan Mataram - tempatnya agak sempit sih ^_^
19. OWN Cafe Seturan; Selokan Mataram
20. Espresso Café; Jl. Bougenville 1, Selokan Mataram Gejayan
21. Rama Coffee Lounge (Rama Net); Seturan
22. Debucks Coffee; Jl. Babarsari
23. O La La Cafe Saphir Square; Jl. Solo
24. Soda Lounge; Jl. Solo - lumayan juga sih
25. Watu Café; Jl. Urip Sumohardjo
26. It’s Coffee; Jl. Melati Wetan No. 58 Baciro Timoho
27. Galeria Mall; Jl. Sudirman - pas aq nyoba sering dc
28. Ambarrukmo Plasa; Jl.Laksda Adisucipto - lumayan nongkron di tamansari fc nya
29. DPRD DIY; Jl. Malioboro Yogyakarta (User id: pakdirman Password: dprd)
30. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Jl. Kusumanegara 121 Yogyakarta => hot spot 24 jam non stop
31. AMIKOM
32. STIE YKPN –> udah pake MAC filtering, spoofing aja kalo sempet… :D
33. Angkringan jalam Nusa Indah Concat
34. Ambarukmo plaza
35. Kabupaten Bantul berada di sekitar Penda Kab Bantul, Pendopo Kabupaten Bnatul, Gedung DPRD Kab Bantul dan Pasar Seni Gabusan.
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Jawa Tengah :
1. Stt wiworotomo purwokerto 24 jam
Akeses Internet Gratis Daerah Solo :
1. Universitas Muhammadiyah Surakarta
2. Solo Grand Mall
3. Oslo Computer
4. SMKN 2 Solo
5. Sepanjang Jalan Slamet Riyadi (Status Suspend)
6.
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Medan :
1. PERPUSTAKAAN USU
2. CyberMedic
3. Garuda Plaza hotel
4. Merdeka Walk
5. Universitas Medan Area (UMA). Jl. Pancing. Seluruh kawasan kampus.
.
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Surabaya :
1. Hotel Hilton
2. STIKOM kantin, parkiran, dan sekitarnya ( id minta di satpam atau lihat di papan pengumuman)
3. JS Plasa (dulu Sinar JemurAndayani). Cepat, stabil, yang pakai sedikit.
4. Rumah Sakit Internasional Surabaya ( dulu HCOS, gak tau namanya sekarang apa ), Intan Nginden
5. ITC Mega Grosir (depan pasar Atum)
6. Komp.Ruko Graha Niaga Citra Jl.Rungkut Madya Kav.9 UPN-Surabaya
7. Drive thru MCD
* MC Donalds Delta Plaza
* dll
8. Drago La Brasserie, MEX Building, Jl Pregolan 1-5 dan Tegalsari. Pengunjung bisa menikmati free wifi kualitas prima selama 24 jam! Kecepatan download hingga 33 Kilobytes/detik sungguh melengkapi kelezatan hidangan Pizza El Drago dan Calzone. Mamamia..! Jumlah clients saat dicoba : 5 laptops. Sinyal : 5 out of 5. Colokan : Ada.
9. Sheraton Hotel, tidak hanya di lobi, namun juga di bagian lain hotel. Di ballroom lebih cepat dan stabil daripada yang di lobi.
10. Novotel Hotel
11. JW Mariot Hotel, Lobby
12. Shangri-La Hotel, Lobby (katanya gratis, tapi aku coba disuruh login)
13. Surabaya Plaza Hotel, Cafe Taman
14. Black Angus steakhouse jalan Raya Gubeng 40. >>Komentar no 58
15. Tomodachi Cafe di Jl Embong Ploso 27 Surabaya
16. Telkom Cafe Surabaya di Plasa Tunjungan 2, lantai LG
17. Telkom Cafe Surabaya Plasa Marina lantai 3, Surabaya
18. Monumen Kapal Selam (Monkasel), Delta Plasa.
19. Taman Surya, depan Balai Kota Surabaya, Jl. Jimerto
20. Mall BgJunction
21. Amore Gelato Cafe Selain cepat juga stabil. Client : 2 laptop. Sinyal : 5 out of 5. Colokan : Ada.
22. De Boliva (only at Gubeng)Kecepatan download sekitar 10 Kilobytes/detik. Client : 4. Sinyal : 4 out of 5. Colokan : Ada.
23. Citywalk Supermall (PTC)Lokasi ini baru saja dilengkapi oleh Telkom Hotspot. Sambil menyantap Tahu Crispy bisa sambil browsing. Hasil tes bandwidth meter server USA menunjukkan angka 9 Kilobytes/detik. Bandwidth meter Telkom Speedy menunjukkan 30 Kilobytes/detik. Sinyal : 5 out of 5. Clients : unknown. Colokan : tidak ada / tergantung resto masing2.
24. Dante Coffe Hasil tes bandwidth meter dengan server USA sekitar 8 Kilobyte/detik. Client : 1, myself ! Sinyal : 4 out of 5. Colokan : superb added value, disetiap meja di bagian tepi ada colokan listrik !
25. J.Co@ Galaxy MallClients : 2 laptop. Sinyal : 4 out of 5. wifi suka putus. Colokan : Ada, tapi sulit digapai.
26. J.Co @ Sutos. Gak ada colokan
27. Cafe Speedy @ Tunjungan Plaza 2Lemot dan putus2. Kecepatan download 1-5 Kilobytes/detik. Banyaknya pengunjung tidak sebanding dengan 4 access point yg dipasang. Clients : lebih dari 10 laptop. Sinyal: variatif, 2 - 4 bar, out of 5. Colokan : Banyak. Nilai plus : cafe ini dibuat memang buat netters, jadi jangan sungkan buat nongkrong berjam-jam (tapi ya gemes juga kalo putus2).
28. Pisa Cafe
29. Wisma Dharmala
Akses Internet WiFi Gratis Derah Malang :
1. Kampus UM(pascasarjana UM)
2. Kampus brawijaya(F.pertanian,F.ekonomi,F. teknis,Lap.Rektorat)
3. Kampus 3 UMM
4. ABM
5. Alun-alun kota Malang, jl. kawi.
6. Perpustakaan Pusat kota Malang
7. UNIGA
8. MATOS lantai 1
9. Plasa Dieng semua lantai
10. REGENT’S PARK HOTEL - Jl. Jagung Suprapto 12 Malang
11. TUGU PARK HOTEL - Jl. Tugu 3 Malang
12. HOTEL GRAHA CAKRA - Jl. Cerme 16 Malang
13. SANTIKA HOTEL
14. BANDARA ABDUL RAHMAN SALEH - Komplex AU Pakis
15. PLASA MATOS - Jl. Veteran Malang
16. PLASA ARAYA - Perumahan Araya Blimbing Malang
17. PLASA DIENG - Jl. Raya Dieng Malang
18. ALUN-ALUN KOTA MALANG - Jl. Merdeka Malang
19. MUSEUM BRAWIJAYA - Jl. Ijen Malang
20. POLITEKNIK KESEHATAN MALANG - Jl. Simpang Balapan Malang
21. MITRA I Plaza - Jl. KH. Agus Salim Malang
22. MITRA II Plaza - Jl. Letjen Sutoyo Malang
23. Sarinah I Plaza - Jl. Basuki Rahmat Malang
24. Sarinah II Plaza - Perum Sawojajar Malang
25. Alfa Plaza - Jl. A. Yani Malang
26. Velodrome - Perum Sawojajar Malang
27. PDAM - Perum Sawojajar Malang
28. Terminal Gadang - Jl. Raya Gadang
29. Terminal Arjosari - Jl. Raden Intan Malang
30. Stasiun Kota Baru - Jl. Trunojoyo Malang
31. Stasiun Kota Lama - Jl. Kol. Sugiono Malang
32. Pertokoan Kayutangan - Jl. Basuki Rahmat
33. Institut Teknologi Nasional - Jl. Bendungan Sigura-Gura Malang
34. Univ Muhammadiyah Malang - Jl. Raya Tlogomas Malang
35. Univ. Islam Malang - Jl. MT. Haryono Malang
36. Universitas Brawijaya - Jl. MT. Haryono Malang
37. Universitas Islam Negeri Malang - Jl. Gajayana Malang
38. Universitas Negeri Malang - Jl. Surabaya Malang
39. RSUD Syaiful Anwar - Jl. Jagung Suprapto Malang
40. IKIP BUDI UTOMO - Jl. Simpang Arjuno Malang
41. STIBA Malang - Jl. Danau Sentani Malang
42. STIKI Malang - Jl. Tidar Malang
43. Universtas Merdeka Malang - Jl. Terusan Dieng Malang
44. Universitas Widyagama Malang - Jl. Borobudur Malang
45. Universitas Wisnu Wardhana Malang - Jl. Terusan Danau Sentani
46. Universitas Gajayana Malang - Jl. Merjosari Malang
47. RS. Islam Unisma - Jl. MT. Haryono Malang
48. RS. Islam Aisyiah Malang - Jl. Sulawesi Malang
49. RS. Marsudi Waluyo - Jl. Raya Mondoroko
50. RS. Panti Waluyo - Jl. Nusakambangan Malang
51. RS. Panti Nirmala - Jl. Kol. Sugiono Malang
52. RS. Lavalette - Jl. WR. Supratman Malang
53. RST. Soepraoen - Jl. S. Supriadi Malang
54. RSB. Hermina - Jl. Tangkuban Perahu Malang
55. RSB. Husada Bunda - Jl. Ijen Malang
56. RSB. Melati Husada - Jl. Kawi Malang
57. RSB. Mardi Waluyo - Jl. WR. Supratman Malang
58. Badan Diklat Propinsi Jatim - Jl. Kawi Malang
59. Taman Krida Budaya - Jl. Sukarno Hatta Malang
60. Alun-Alun Bundar - Jl. Tugu Malang
61. Pertokoan Panglima Sudirman - Jl. PB. Sudirman Malang
62. Hotel Kartika Graha - Jl. Jagung Suprapto Malang
63. Splendid Inn Hotel - Jl. Mojopahit Malang
64. Araya Golf - Perum Araya Blimbing Malang
65. Kolam Renang Permata Jingga - Jl. Sukarno Hatta Malang
66. Malang Plaza - Komplek Plaza Alun-alun Malang
67. Hotel Montana I - Jl. Kahuripan Malang
68. Hotel Montana II - Jl. Sukarno Hatta Malang
69. Radio Republik Indonesia - Jl. Candi Panggung Malang
70. Kantor Kecamatan Klojen - Jl. Surabaya Malang
71. Kantor Kecamatan Blimbing - Jl. Raden Intan Malang
72. Kantor Kecamatan Sukun - Jl. Keben Malang
73. Taman Rekreasi Kota Malang - Jl Majapahit Malang
74. SMK Negeri 4 Malang
Kalimantan Selatan :
1. Hotel Permata In Banjarbaru
2. RSU Banjarbaru
3. Rindam Banjarbaru
4. Kafe Batung Batulis Banjarbaru
5. RS Ratu Zaleha Martapura
6. LP3I Banjarmasin
7. SMKN4 Banjarmasin
8. STMIK Banjarmasin
9. Sentra Pendidikan Bisnis Banjarmasin
10. Fakultas Ushuludin IAIN Banjarmasin
11. SMAN2 Banjarmasin
12. SMAN 4 Banjarmasin
13. FISIP Unlam Banjarmasin
14. SMAN3 Banjarmasin
15. UNISKA FT Banjarmasin
16. Arsila Bakery Banjarmasin
17. Rumah Makan Borobudur Banjarmasin
18. Iptek Centre Banjarmasin
19. AKBID Bunga Banjarmain
20. Hotel Valeria Banjarmasin
21. Café MOM & Bakery Banjarmasin
22. Fakultas Syariah IAIN Banjarmasin
23. Masjid Kampus Baitul Hikmat Unlam Banjarmasin
24. PT POS Banjarmasin
25. RS Suaka Insan Banjarmasin
26. Rumah Makan CFC Batulicin
27. Hotel Mega Indah Batulicin
28. Dunia Market Batulicin
29. Hotel Mulya Kencan Buntok
30. Hotel Anna Buntok
31. Taman Rakat Mufakat Kandangan
32. Pemkab Kandangan
33. RCTI Kuala Kapuas
34. Hotel Walet Kuala Kapuas
35. RSUD Kuala Kapuas
36. Café Lampu Merah Kuala Kapuas
37. Hotel Duta Pleihari
38. RSUD Pleihari
39. RSU Tanjung Tabalong
40. Taman Kota Tanjung Tabalong
41. SMAN1 Amuntai
42. Taman Junjung Buih Amuntai
43. Pemkab Amuntai
44. DPRD Kotabaru
45. Losmen Hidayah Kotabaru
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Bali :
1. Bali deli Bistro
2. Undiknas, Denpasar
3. Surya Husadha International Hospital, Jl. Pulau Serangan No.7 - Denpasar-BALI
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Makasar :
1. Universitas Hasanuddin Makassar, Komp.Fakultas Ekonomi,Magister Manajemen, Sekrang sudah tercover hampir semua fakultas, di Jalan Kandea, Makassar
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Kalimantan :
Kalimantan Timur :
1. UNIVERSITAS borneo Tarakan
2. Taman oval tarakan
3. RSUD tarakan
4. SMPN 1
5. SMPN7
6. SMK1
Bukan untuk umum. Baca komentar no 92.
Kalimantan Barat :
1. Plasa telkom jl. Teuku Umar no.2 Pontianak.
Kalimantan Selatan :
Banjarbaru:
1. Lapangan Dr. Murjani punya pemko
2. Kantin Fak. Kdokteran UNLAM Jl.A. Yani Km.36
3. Toko Computer Arafah Jl. A.Yani KM 35
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Jambi :
1. Universitas BatangHari Jambi
2. Kantor Bappeda Propinsi Jambi
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Sulawesi :
Sulawesi Tenggara :
1. Kompleks Istana Ilmiah di Kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin Bau-Bau, Jl. Yos Sudarso 43, Kamali, Bau-Bau
Akses Internet WiFi Gratis Daerah Jayapura :
1. Swiss Bell Hotel, Ruko Dok 2 Jayapura.
2. Papua Trade Center, Entrop Kelapa dua.
3. Aula Dikjar Dok IX Jayapura.
Free HotSpot on Singapura :
1. The Coffee Bean & Tea Leaf; 109 North Bridge Road 01-34/35 Funan The IT Mall Singapore 179097
2. Ya Kun Kaya Toast; 109 North Bridge Road 01-16 Funan The IT Mall Singapore 179097
3. DeliFrance Café; 109 North Bridge Road 01-K5 Funan The IT Mall Singapore 179097
4. Information Counter 1; 109 North Bridge Road L1 Funan The IT Mall Singapore 179097
5. Information Counter 2; 109 North Bridge Road L1 Funan The IT Mall Singapore 179097
6. Nanyang Technological University Library; Nanyang Avenue Singapore 639798
7. National University of Singapore Libraries; 12 Kent Ridge Crescent Singapore 119275
KATA-KATA MUTIARA
Sahabat adalah orang yang membuat kita jadi orang yang benar, bukan orang yang selalu membenarkan kita. (Ali ra)
Orang yang bertindak seperti orang kebanyakan membuat saya memandang rendah kepadanya.
Adalah suatu kesalahan ia diberi otak yang besar, karena baginya tulang belakang sudahlah cukup. (Albert Einstein)
Menjadi diri sendiri dan menjadi orang yang sesuai dengan kemampuan kita, adalah satu-satunya jalan menuju kehidupan. (Robert Louis Stevenson)
Dibutuhkan keberanian untuk bertumbuh dan menjadi diri anda yang sebenarnya. (e.e. Cummings)
Sudah terlalu banyak orang yang menghargai apa yang bukan diri mereka, dan meremehkan apa yang sebenarnya adalah diri mereka. (Malcolm Forbes)
Satu orang tidak bisa memiliki keterampilan dalam segala hal; masing-masing memiliki kelebihannya sendiri. (Euripides)
Kesengsaraan adalah jalur pertama menuju kebenaran. (Lord Byron)
Seorang yang optimis memandang adanya peluang dalam setiap bencana, seorang yang pesimis melihat adanya bencana dalam setiap peluang. (Sir Winston Churchill)
Ketika ditulis dalam aksara China, kata 'krisis' terdiri dari dua huruf. Huruf pertama mewakili bahaya, dan huruf satunya lagi peluang. (John F. Kennedy)
Apapun yang mudah menyesuaikan diri akan tumbuh; apapun yang kaku dan buntu akan layu serta mati. (Lao Tzu)
Jika anda tidak mengubah arah, mungkin anda akan tiba di tempat dulu anda memulai. (Confusius)
Jadilah seorang yang terbuka terhadap kemungkinan. Segelap apapun tampaknya keadaan atau memang segalanya serba gelap, pandang dan lihatlah kemungkinan-kemungkinan, carilah selalu, karena semua kemungkinan itu selalu ada. (Norman Vincent Peale)
Saya terus berpikir selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun. Pada kali kesembilan puluh sembilan, Kesimpulannya salah. Pada kali ke seratus, saya benar. (Albert Einstein)
Jika anda menginginkan satu tahun kemakmuran, tanamlah padi-padian.jika sepuluh tahun kemakmuran, tanamlah pepohonan. Jika anda ingin seratus tahun kemakmuran, kembangkan orang-orang. (pepatah China)
Setiap orang memiliki tanda tak kasat mata yang tergantung di lehernya, bertuliskan "Buatlah saya merasa penting!" jangan lupakan pesan ini manakala anda bekerja dengan orang lain. (Mary Kay Ash)
Perlakukan individu seolah mereka sudah menjadi individu yang sesuai dengan harapan mereka, maka anda membantu mereka untuk menjadi individu itu. (Johann Wolfgang von Goethe)
Prinsip terdalam dalam kodrat manusia adalah kerinduan untuk dihargai. (William James)
Dengan selalu mengeluarkan dan tidak pernah memasukkan, dasarnya akan segera tersentuh. (pepatah Spanyol)
Ia yang meraup akan memiliki sedikit. Ia yang menyebarkan akan memiliki banyak. (Lao Tzu)
Orang bertanya tentang perbedaan antara pemimpin dan atasan. Pemimpin bekerja secara terbuka, sedangkan atasan secara tersembunyi. (Theodore Roosevelt)
Kebijaksanaan adalah bab pertama dalam buku kebijaksanaan. (Thomas Jefferson)
Kehidupan kita mulai berakhir di saat kita bersikap diam terhadap hal-hal penting. (Marthin Luther King)
Para pemimpin besar tidak ditentukan oleh tidak adanya kelemahan, tetapi lebih oleh adanya kekuatan nyata. Kunci untuk mengembangkan kepemimpinan besar adalah membangun kekuatan. (anonim)
Bila lebih baik itu mungkin, maka baik saja menjadi tidak cukup. (anonim)
Kita tidak berada dalam posisi dimana kita tidak memiliki apapun yang dapat digunakan untuk bekerja. Kita sudah mempunyai kemampuan, bakat, arah, misi dan panggilan. (Abraham Maslow)
Kesalahan yang sebenarnya adalah mempunyai kesalahan tetapi tidak mau mencoba memperbaikinya. (Confusius)
Tidak mengetahui adalah buruk. Tidak ingin mengetahui adalah lebih buruk lagi. (pepatah Afrika)
Manusia bukanlah kreasi dari lingkungan, namun lingkunganlah yang merupakan kreasi manusia. (Benjamin Disraeli)
The Boy, the Bite, and the Burglar
Orphaned as a baby when his parents were killed overseas in a plane crash as U.S. government spies, only child Peter Parker was raised by his elderly Uncle Ben and Aunt May. Academically gifted, Peter displayed an uncanny affinity for science that was nothing short of genius.
Socially, however, he was painfully shy and the target of much cruelty by his peers at Midtown High School. Attending a public science exhibit when Peter was 15-years old, he was bitten on the hand by a radioactive spider accidentally irradiated by a particle beam, empowering Peter with the arachnid's proportional strength and agility, and the ability to cling to almost any surface. Most incredibly, he had gained a sixth sense that provided him with early warning of impending danger. Disguised, Peter tested his new-found abilities defeating professional wrestler Crusher Hogan in the ring, and earning some cash. Using his scientific prowess, he constructed a pair of artificial web-shooters that attached to his wrists. With an agent, a costume, and a new name, Spider-Man became an overnight sensation on television. Unconcerned with the rest of the world, he vowed to use his powers only to take care of himself and his aunt and uncle. After his first TV special ended, he allowed a burglar that he could have easily restrained to run past him and escape. A few days later, Peter returned home to find his beloved Uncle Ben had been shot and killed. When Spider-Man confronted the killer hiding in the old Acme Warehouse at the waterfront, he discovered to his horror that his uncle's murderer was the burglar he apathetically allowed to pass. Consumed with guilt, he became aware at last that with great power comes great responsibility, just as his beloved uncle had once said.
To help his Aunt May with finances, Peter took a freelance job at the Daily Bugle selling pictures of himself as Spider-Man to publisher J. Jonah Jameson. Despite Spider-Man rescuing his son, astronaut John Jameson, from a malfunctioning space capsule, Jonah used his newspaper to publicly condemn Spider-Man as a menace. Unlike heroes like the Fantastic Four or the Avengers, Spider-Man was mistrusted and feared by the public. At school, his popularity was no greater, as "Puny Parker" frequently clashed with bully Flash Thompson and his followers. Flash's girlfriend, Liz Allan, often complicated matters, harboring a crush on "Petey" and making Flash jealous.
A Gathering of Enemies
Spider-Man soon found himself facing a rogue's gallery of powerful thieves, gangsters, and megalomaniacs including the Chameleon, the Tinkerer, the Vulture (Adrian Toomes), Doctor Octopus (Otto Octavius), the Sandman, Doctor Doom, and Electro. In Florida, he befriended Dr. Curtis Connors after administering an antidote to reverse his transformation into the terrible Lizard. Though he had many enemies, he also shared adventures with the Fantastic Four (including rival the Human Torch), the Avengers, the X-Men and Daredevil. At the Daily Bugle, he discovered a friend and his first love, Jameson's secretary, Betty Brant. Even more villains clashed with Spider-Man including the Green Goblin, the Big Man and the Enforcers, Mysterio (Quentin Beck), and Kraven the Hunter. Dating Betty became awkward after her brother, Bennett, was murdered in a clash between Doctor Octopus and Spider-Man. Betty at first held Spider-Man responsible. Though she later recanted, the thought of Spider-Man reminded her of losing her brother. At home, Aunt May suffered a heart attack, causing Spider-Man to abandon a fight with the Green Goblin. For a while after, the public viewed Spider-Man as a coward, before he made a comeback. May's fragile health and poor finances, however, remain a lingering concern. Frustrated by their defeats at the hand of Spider-Man, six of his top villains gathered forces under Doctor Octopus to form the Sinister Six. Through wits and determination, Spider-Man defeated the group one at a time.
Peter Parker’s confidence gradually increased. At the same time, his relationship with Betty crumbled as handsome reporter Ned Leeds stole her heart. Jameson took his campaign against Spider-Man to a new level, sponsoring the creation of the deranged Scorpion, under Dr. Farley Stillwell. Though the Scorpion turned on Jameson, the publisher persisted with attacks against Spider-Man, and rented the first of a series of robotic Spider Slayers invented by Dr. Spencer Smythe. Spider-Man was able to use his technical know-how to defeat the Slayer. While Aunt May persisted with attempts to introduce Peter to Mary Jane Watson, the niece of neighbor Anna Watson, Spider-Man tackled organized crime led by the Crime Master and the Green Goblin. Tired of the Bugle's harassment, Peter tried selling pictures for the Daily Globe but gave up when the Globe's editor proved too nosy.
Big Super-Hero on Campus
After capturing a new foe, the Molten Man, Peter Parker graduated high school and earned a science scholarship to Empire State University (ESU) for achieving the highest scholastic average in Midtown High's history. College brought a fresh start with new peers including the wealthy Harry Osborn, son of industrialist Norman Osborn, and beauty queen of Standard High, Gwen Stacy; Flash Thompson followed Peter to ESU on an athletic scholarship. Consumed with worry about his aunt's hospitalization, Peter was misunderstood as an unfriendly snob by Harry and Gwen. Because a previous transfusion of his radioactive blood to Aunt May was slowly killing her, Spider-Man enlisted aid from Dr. Connors. The antidote that had been called in to cure Aunt May was stolen, and Spider-Man fought like a madman to retain it. Before Spider-Man could deliver the antidote, ISO-36, he was trapped under rubble in a battle with the "Master Planner” (revealed to be Doctor Octopus). Spider-Man courageously forced his way out to administer the elixir to Aunt May.
While Aunt May convalesced, Peter relaxed and befriended Harry and Gwen. Soon after, the Green Goblin negated Spider-Man's spider-sense, and kidnapped him. There, the Goblin revealed himself to be Harry's father, Norman. The two battled, but Spider-Man triumphed knocking the Goblin into live wires and chemicals. Norman was left with partial amnesia, blocking his memories of being Goblin and of Spider-Man's identity.
The Avengers invited Spider-Man to join their ranks, but after facing the Hulk, he declined the offer, preferring the freedom of working alone. Meanwhile, Peter could no longer evade meeting Mary Jane. Assuming the worst, Peter was stunned to discover she was both gorgeous and vivacious. Their first date involved riding into the city on Pete's new motorcycle take pictures of the Rhino. After another battle with the Lizard and new foe, the Shocker, Peter moved into Harry's apartment, rent free. Despite his new found independence, happiness eluded him. Worn out by Jameson's editorials, the public's fear of him, Aunt May's fragile health, slipping grades, and floundering love life, Peter decided to become Spider-Man no more. While Peter enjoyed time studying, and being with friends and family, crime escalated as the Kingpin's initiated his master plan to oversee the criminal underworld. After Peter rescued a watchman resembling Uncle Ben from two robbers, he renewed his vow to never let an innocent come to harm because he failed to act. Subsequently, Spider-Man battled the Kingpin, Doctor Octopus (who became Aunt May's boarder), a new Vulture, a new Spider Slayer, and Mysterio. He and the Human Torch went to Hollywood where they tackled Mysterio and the Wizard.
The Girl, the Goblin, and the Great Heartbreak
Though Peter dated MJ on occasion, he soon fell for the more serious-minded Gwen, causing tension between Harry and himself. Peter met Gwen's father, retired police Captain George Stacy, who studied Spider-Man, and questioned Peter about his first-hand experience. The Kingpin brainwashed Capt. Stacy (using Norman Osborn's equipment) into stealing police records. After Peter published pictures exposing Stacy, the Kingpin kidnapped George and Gwen. Spider-Man and Osborn rescued the two, but the Kingpin escaped. The Kingpin next focused on stealing a legendary stone tablet but Spider-Man retrieved it, and left it with Capt. Stacy. The Shocker stole it back, and Dr. Connors was forced by Man Mountain Marko to translate it for an aged gangster, Silvermane. Connors revealed a formula for a youth potion. Silvermane drank the liquid, and became a young man again. Tragically, he could not stop the de-aging process, and shrank so small, he ultimately disappeared. Meanwhile, the stress on Dr. Connors triggered a transformation again. After a fierce melee across the city, with unwelcome help from the Human Torch, Spider-Man rescued Connors.
Though Peter's frequent unexplained disappearances as Spider-Man have caused friction with Gwen, their love for each other gave Peter hope for a happy future together. As the bond between Peter and Gwen grew ever stronger, it was approvingly observed by Gwen's father, Police Captain George Stacy, who also supported the efforts of Spider-Man. But tragedy struck when Captain Stacy was crushed by a falling chimney, saving an innocent child during a battle between Spider-Man and Doctor Octopus. With his dying breath, Captain Stacy told Spider-Man, "take care of Gwen, Peter". Spider-Man had lost a great ally.
Gwen blamed Spider-Man for her father's death. Peter's conscience, already tormented by the ever present need to lie to Gwen, became even more troubled. Yet their love prevailed through life's challenges - including Harry's drug addiction, and Spider-Man's aborted attempt to remove his own powers, that instead resulted in him being transformed into a six armed freak. In the end, it was death which separated the two lovers. The Green Goblin kidnapped Gwen, and dropped her off the Brooklyn Bridge. Spider-Man tried, but failed to save her. In the vicious battle which followed, Norman was accidentally impaled by his own Goblin Glider. His apparent death was secretly observed by his son, Harry, who swore his own revenge on Spider-Man. Harry soon succumbed to the Osborn Legacy, kidnapping those whom Peter loved most, only barely being stopped from finishing the work that Norman Osborn had started.
A Clone is Born
Meanwhile Peter and Gwen's college Professor, Miles Warren, had begun his own deadly schemes as the Jackal. Miles blamed Spider-Man for the death of Gwen, whom he had himself fallen in love with. The climax of the Jackal's plan was his creation of a Spider-Man clone, but at the conclusion of the final battle, both the Jackal and the clone were killed. With their departure, Peter's life returned to normality, as much as it ever could for a college student who was secretly a costumed super-hero.
In the meantime, Peter and Mary Jane realized that their relationship had become far more than just friendship. So much so that, shortly before his college graduation, Peter proposed to Mary Jane. But she had seen too much pain in her own family, and she turned him down. She left New York to pursue her modeling career in Florida, and Peter Parker moved on to post-graduate studies. It was a time for new challenges, and new friends. But one thing would never change; the ever-present responsibility he faced as Spider-Man.
Looking for Love in All the Wrong Places
Entering his post-graduate studies, Peter's close college friends began to find their own lives. Liz Allan was dating (later to marry) a recovering Harry Osborn. Flash Thompson was looking for a life after football and the army, with his girlfriend Sha Shan. Betty Brant had married Bugle reporter Ned Leeds. Even Peter's Aunt May had found romance with Nathan Lubensky, fellow occupant of the convalescent home she had moved into. With his friends all in cozy couples, Mary Jane's departure was all the more unsettling. But it was not long before Peter began dating again. He enjoyed several dates with Cissy Ironwood. Also, departmental secretary Deborah Whitman was attracted to Peter, but failed to win his heart. Dawn Starr, undergraduate student, pretended to date Peter though actually wanting to sneak a look at an upcoming exam. Amy Powell tried to use Peter to make her fiancé Lance Bannon jealous.
A Partner in Crimefighting
These women had one thing in common - Peter Parker. But when Felicia Hardy, crossed Spider-Man's path, things were different. Felicia was beautiful, talented, and determined. She was also an unrepentant burglar who had a romantic fascination with her web-slinging hero. Spider-Man persuaded Felicia to turn away from crime, and the two of them became lovers - and crime-fighting partners. Felicia urged Peter to spend more and more time in costume. The glamorous Black Cat could never bear to see her super-hero living the squalid life of post-grad student. Becoming Spider-Man was made easier since Aunt May had recovered enough to return home and open the Parker residence as a boarding home for retired people, aided by Nathan. Aided by the Black Cat, Spider-Man faced Doc Ock and the Owl - a battle which nearly cost Felicia her life. Peter was brought crashing down to earth. He realized that without super-powers, Felicia was just like the others from his past, who had so often paid the price for Peter being Spider-Man.
The Redhead Returns
When Mary Jane returned from Florida she found Peter and the Black Cat in a shaky and tempestuous relationship. Felicia could not bear the thought of Peter not allowing her to accompany him into battle, and she embarked on a secret search for super-powers at any price. Tricked by the Kingpin, and twisted in her own deceit, the Black Cat and Spider-Man finally parted ways. In contrast, Mary Jane was determined not to let lies come between her and Peter Parker. She finally told Peter that she had known for some time about his secret identity. With Spider-Man's secret finally out in the open, Peter and Mary Jane's relationship found new depth.
Peter Makes a New Friend from Outer Space
Certainly there always was plenty of action for Spider-Man in New York, especially with the appearance of the deadly Hobgoblin, and Peter's troubles with his symbiotic black costume he obtained after being whisked away to the Secret Wars, a battle on a far away world between the Earth's greatest heroes and villains orchestrated by the enigmatic Beyonder. His costume shredded, Spider-Man thought he obtained a new black and white costume (similar in design to the new Spider-Woman) from a costume making machine. After returning home to Earth, Peter discovered his costume was actually a living entity, feeding off his adrenalin as it possessed his body while he slept. Thanks to Mister Fantastic, the costume was removed by sonic blasts, and captured. It escaped, still emotionally dependant on Spider-Man and reattached itself. Spider-Man forced it off by the loud noise atop the bell-tower of a church (where the alien costume would later attach itself to Eddie Brock forming Venom).
Wedding Bells for the Webhead
As Spider-Man, Peter faced the death of his good friend Police Captain Jean DeWolff at the hands of the Sin-Eater. He watched Flash Thompson be taken for a criminal, and Ned Leeds killed, both for their involvement with the Hobgoblin. But things were different now - he had Mary Jane by his side. Peter proposed for a second time, and was accepted. As newlyweds, Peter and Mary Jane shared happiness, but faced many perils also. Mary Jane was menaced by both Kraven the Hunter, and by Venom, both of whom knew Peter's identity. Mary Jane loved Peter, and had deep respect for his sense of responsibility. But she was unprepared for the loneliness, the fear for his life, and the nagging doubt that perhaps Peter needed Spider-Man far more than he needed her. During this time, Spider-Man gained the cosmic powers of Captain Universe making him virtually indestructible, able to fly, shoot cosmic energy blasts, and possess unimaginable strength. This temporary augmentation allowed Spider-Man to defend himself against a new assortment of foes (including Graviton, Magneto, Titania, and Dragon Man), as villains attempted to aid each other by targeting each others' enemies. At the opposite extreme, Spider-Man temporarily lost all of his powers under the trickery of the Chameleon, but was aided by the Black Cat in restoring his abilities. Spider-Man, along with the Hulk, Ghost Rider, and Wolverine briefly formed an unofficial ad-hoc Fantastic Four team, while the real Fantastic Four were captured by Skrulls. The group quickly disbanded.
Amongst the daily battles with New York's villains, and the challenges of keeping his marriage alive, Peter soon faced the inexplicable return of his parents, Mary and Richard Parker. Long since believed dead, they claimed to have lost their memory of the intervening years. Aunt May was not ready to accept them, but Peter finally believed them to be what they claimed to be, even showing them his identity as Spider-Man. But Peter's heart had over-ridden his instincts. The pair were eventually revealed as robot agents of the Chameleon, part of a plan prompted by Harry Osborn, recently returned as the Green Goblin. Spider-Man was filled with anger at this deeply personal attack. It seemed to him that those he loved were fated to die, while the evil in his life would always return to haunt him.
I Am the Spider
A darkness began to fill Spider-Man's heart, like never before. Still brooding over the Chameleon's invasion of his life, and Harry's death after a twisted attack on both the Osborn and Parker families, Peter was then faced with Aunt May's serious heart attack. May hospitalized, and not expected to recover. Peter's frustration at life's injustices boiled over into violence. Encountering the recently reformed and powerless Scorpion, Spider-Man cruelly beat his former foe close to death - ignoring his victim's pleas for mercy. Calling himself "the Spider", it seemed that Peter was even beyond Mary Jane's powers to heal him. In the end, his salvation came at the hands of Judas Traveller, a psychologist with most unusual methods. Peter's recovery from his dark madness coincided with the return of a figure from Peter's distant past - his clone, created by the Jackal. The clone had survived, and had wandered the U.S. using the adopted name "Ben Reilly". Learning that Aunt May was very ill, the clone returned to New York, just in time to see her pass away. He adopted a costumed identity as the "Scarlet Spider", and portrayed himself as Peter's long-lost cousin. Peter and Ben became friends, even almost brothers. The Jackal himself had also survived. Deceived at the hands of Norman Osborn, the Jackal declared that in fact Ben was the original, and Peter the clone. Though Peter took the revelation badly, Ben subsequently took over the role of Spider-Man, leaving Peter and pregnant Mary Jane free to enjoy a "normal" life. Peter returned to his scientific career, though hampered by having never completed his doctorate. He and MJ also tried moving to Portland, until they realized that New York was where they truly belonged. But all too soon, their new world was shattered when Norman Osborn burst back into their lives. He also had survived his apparent death, and was the mastermind behind all of the Jackal's schemes. Norman killed Ben, revealing him to be the clone after all. But Norman's schemes went even deeper and deadlier than ever - he apparently caused Mary Jane to miscarry the baby and held Peter's Aunt May hostage. The woman believed to have been Aunt May that had died was a genetically modified actress, part of a subtle plot which was never carried to fruition.
A New Chapter
Reunited at last, Peter, Mary Jane, and Aunt May moved into a luxurious apartment. With the Green Goblin defeated in battle, driven more deeply insane by a mystical ceremony, Peter promise Mary Jane that he would give up being Spider-Man and concentrate on their family. He took a job at Tri Corp Research while Mary Jane returned to modeling. But after various emergencies and the appearance of a new Spider-Man (actually Mattie Franklin), Peter could not seem to keep his word.
While Mary Jane was being increasingly threatened by an anonymous stalker, Peter was secretly breaking his promise and returning to web-slinging. Mary Jane, preoccupied with modeling, was distraught feeling a space grow between her and Peter. After catching Peter still active as Spider-Man, MJ vanished when a plane she had boarded exploded. Peter was devastated. Aunt May returned to her home in Forest Hills, while Peter returned to his bachelor lifestyle moving in with Randy Robertson. He socialized with Randy, Glory Grant (now a couple), and Gwen's cousin Jill Stacy while his attractive neighbor, Caryn intrigued him. But with Peter still emotionally adrift, Norman picked the perfect time to drug Peter and incite him to becoming his heir. But even lost and confused as he was, Peter proved that his could resist Osborn's brainwashing attempt. Meanwhile, Mary Jane was not dead, but had been kidnapped by her stalker. Spider-Man managed to rescue Mary Jane, only to discover that she needed time away from him. Mary Jane left for the West Coast, leaving Peter to struggle with a loss almost as traumatic as her apparent death. While Peter turned to his Aunt May for support, May discovered Peter's greatest secret, visiting unannounced, and finding him asleep in costume after his grueling victory against Morlun. After coming to terms with the truth, May quickly became Spider-Man's strongest supporter, and the two became closer than ever. At May's suggestion, Peter returned to Midtown High, now more rundown that Peter remembered it, to teach science part-time. With renewed hopes, Peter and Mary Jane agreed to try once to make things work between them. After their time apart, Peter earnestly assured Mary Jane that he truly needs her in his life.
A Mystical Connection?
The mysterious Ezekiel, who shared similar spider-like abilities, made Peter question the source of his powers, implying a mystical reason the spider chose to bite him. Ezekiel had stolen his powers through an arcane ceremony and needed to sacrifice Spider-Man to keep them. When his ritual joined their minds, however, Ezekiel realized Spider-Man was the worthy hero and sacrificed himself.
A Past Indiscretion
Back home, Spider-Man fought the two adult children of his ex-love, Gwen Stacy. Years before, Gwen had an affair with Norman Osborn, subsequently became pregnant and rapidly gave birth to twins, Gabriel and Sarah. After his own apparent 'death,' Osborn raised the pair, who were aging rapidly due to their genetic inheritance of the Goblin formula. Osborn told them that Peter was their father and had killed their mother but Spider-Man eventually made them face the truth.
Osborn also revealed Spider-Man's identity to the Scorpion, and had him kidnap Aunt May. Osborn had been publicly revealed as the Green Goblin and jailed after murdering journalist Terri Kidder. He knew big businesses had been conspiring for decades to create super-villains and, as a potential whistle-blower, was an easy target in prison. Osborn wanted Peter to break him out in return for May's freedom, but when Peter did, a battle erupted with the Sinister Twelve, including Gargan himself - now the new Venom after bonding with the alien symbiote. Spider-Man, with the help of other super-heroes, was able to defeat the Sinister Twelve and save his Aunt May. Around this time, Spider-Man met the Queen who had powers allowing her to control the world's insects, eventually causing Spider-Man to mutate into a giant spider. She planned to detonate a bomb that would kill everyone except those with the "insect" gene but Peter returned to his human form and stopped her, augmented with enhanced powers including silk glands within his forearms.
Major League
After a breakout at the Raft Security Prison, Spider-Man joined the Avengers (newly formed in the aftermath of the Scarlet Witch's attack on her own team). An old classmate of Peter's named Charlie Weiderman went on an insane rampage after his experiments covered him in Vibranium, and burned down the Parker's home in Forest Hills. Peter moved into Tony Stark's tower with Aunt May and Mary Jane. For this and various other reasons, Spider-Man's secret identity was shared with many of the world's heroes including the Avengers and the Fantastic Four, providing him with an venue to communicate among his peers.
The Other
Morlun returned again, viciously beating Spider-Man, removing an eye, and hospitalizing him. Mary Jane tried to stop Morlun from finishing off her husband. But when Morlun threatened to kill her, Spider-Man gave the last of his energy to protect her. With stingers that burst from his wrists, Spider-Man slayed Morlun. Spider-Man then apparently died; however, a new Peter Parker emerged from the old corpse, now more fully embracing his "other" self - his spider personae. Retaining his stingers, he discovered other new abilities including night vision, greater control of his skin adhesive properties, and enhanced sensory perceptions, such as being able to sense the vibrations traveling through his webline. Tony Stark looking at Peter as his protégé, gave Spider-Man a new technologically advanced costume with a red and gold color scheme as a gift.
Choosing Sides, Unmasking, and Switching Teams
In the aftermath of a tragedy in Stamford, Connecticut, in which a band of televised heroes were unable to prevent the villain Nitro from killing an entire elementary school full of children and parts of the surrounding community, the U.S. government propelled forward the Superhuman Registration Act requiring the superhero community to register themselves as living weapons of mass destruction, and reveal their identities to the government. The act was supported by Tony Stark, who became the leader of the Pro-Registration side. The superheroic community was split between registering or refusing and becoming an outlaw. Leading the opposition to the act was Captain America, in defense of heroes' right to privacy. To support Iron Man, and perhaps obtain the ever-elusive respect from the public by compliance with the Act, Spider-Man made the difficult decision (with support from May and Mary Jane) to reveal his identity to the world during a press conference. As Spider-Man now faces the danger of public exposure to his family and loved ones, and the prospect of having to capture his renegade friends in what has become an all-out Civil War in the superpowered community, Peter regretted his decision. After witnessing a prison in the Negative Zone for super humans who refused to register, Parker fled Avengers Tower with his family, clashing with Iron Man during his exit. He aided Captain America and the forces opposing registration, culminating in a major battle during the jailbreak of the heroes imprisoned in the Negative Zone, Captain America's surrender, and the end of the Civil War. Spider-Man has remained a member of the unsanctioned Avengers team in the aftermath. Since Spider-Man's identity is now public knowledge, the Kingpin arranged a sniper to slay the Parker family. Though Mary Jane was spared, Parker was unable to prevent his aunt from getting shot. May was left in a coma on the verge of death. The anguish of yet another loved one injured because of his life as Spider-Man embittered the hero. He resumed wearing his black cloth costume, reflective of the dark times while his Aunt May was precariously close to death. Spider-Man confronted the Kingpin in Ryker's Island prison, and, while unmasked, beat him within an inch of his life, vowing to come back and kill him if Aunt May died.
A Brand New Day
With time running out, Peter tried several avenues, from the technological to the mystical, to save May's life. At a dead-end, Mephisto appeared to Peter and Mary Jane offering to prevent May’s death, but at the cost of their holy bond of matrimony. Mephisto also negotiated to arrange for the world to forget Spider-Man's secret identity, so that May and Peter’s other friends and associates would no longer be in danger. After spending one more day together, Mary Jane selflessly took the initiative and agreed to the bargain, knowing Peter would never forgive himself if he rejected a chance to save May. She had faith that their love would be strong enough to reunite them. An indeterminate time later, Peter awoke in a world where his marriage never took place. Living back with Aunt May, alive and well, in his old Forest Hills home, Peter attended a party welcoming home from rehab his old friend Harry Osborn - somehow back from the dead. Spider-Man has also returned to using web-shooters, rather than his own self-generated organic webbing, for reasons that have not yet been disclosed.
Universe
Marvel Universe
Real Name
Peter Benjamin Parker
Aliases
Friendly Neighborhood Spider-Man, the Amazing Spider-Man, the Sensational Spider-Man, the Spectacular Spider-Man, "Tiger," Spidey, Webhead, Webslinger, Wall-crawler, "Little Man"; formerly "the Amazing Octo-Spidey", Bag-Man, "Bookworm," Captain Universe, Dusk, Hornet, Mad Dog #336, Man-Spider, Prodigy, "Puny Parker," Ricochet, Scarlet Spider, Spider-Hulk, Spider-Phoenix
Identity
Secret
Occupation
Freelance photographer; former assistant high school coach, science teacher, scientific researcher
Citizenship
U.S.A.
Place of Birth
Forest Hills, New York
Known Relatives
Richard Parker (father, deceased), Mary Parker (mother, deceased), Benjamin Parker (uncle, deceased), May Parker (aunt), Will Fitzpatrick (grandfather), Benjamin Reilly (Scarlet Spider, clone, deceased), Kaine (clone), other clones (deceased)
Group Affiliation
Avengers, formerly the Secret Defenders, "New Fantastic Four", the Outlaws
Education
College graduate (biophysics major), doctorate studies in biochemistry (incomplete)
Height
5'10"
Weight
165 lbs.
Eyes
Hazel
Hair
Brown
Powers
Peter can cling to most surfaces, has superhuman strength (able to lift 10 tons optimally) and is roughly 15 times more agile than a regular human. The combination of his acrobatic leaps and web-slinging enables him to travel rapidly from place to place. His spider-sense provides an early warning detection system linked with his superhuman kinesthetics, enabling him the ability to evade most any injury, provided he doesn't cognitively override the autonomic reflexes.
Note: his power enhancements through his transformation by the Queen and after battling Morlun - including his organic web glands and stingers - have been undone after Spider-Man's deal with Mephisto.
Abilities
Peter is an accomplished scientist, inventor and photographer.
Weapons
None
Paraphernalia
Spider-Man designed and constructed several devices that he traditionally carries as part of his full costume. This includes twin artificial web-shooters worn at the wrists, spare web cartridges attached to his belt, spider-tracer devices attuned to his spider-sense, the spider-signal light, and a compact camera. He has reconstructed his web shooters out of a high density plastic to avoid metal detectors, and has added modifications to detect low web-fluid levels, and propel spider-tracers.
For a time while allied with Iron Man, Spider-Man wore a costume that was equipped with filters in the mouth area to keep out toxins and allow him to breathe underwater, audio amplification, visual amplification (including vision in the infrared and ultraviolet wavelengths), a short-range GPS microwave communication system (with a built-in fire, police, and emergency scanner), and retractable webbing under his arms that allow short bursts of gliding. The costume was made of a material that could serve as a bulletproof jacket against small caliber bullets. For the first upgrade to the costume, Stark added three mechanical waldo arms, which can grab and move objects as well housing cameras which transmit images back to the costume's eyepiece. The waldoes can also be used offensively in combat. The costume is now built out of a liquid metal nanofiber material allowing it to quickly change in appearance upon mental command into anything from Spider-Man's civilian clothes to his former costumes, as well as providing camouflage by blending with the surrounding colors.
First Appearance
Amazing Fantasy #15 (1962)
Origin
Amazing Fantasy #15 (1962)
Significant Issues
First cross-over with the Fantastic Four (Amazing Spider-Man #1, 1963); J. Jonah Jameson explained why he hates Spider-Man (Amazing Spider-Man #10, 1964); Spider-Man and Green Goblin discovered each other's identities, Green Goblin becomes amnesiac (Amazing Spider-Man #40, 1966); Green Goblin remembered Spider-Man's identity (Spectacular Spider-Man Magazine #2, 1968); Peter discovered the truth about his parents' occupation and cause of death (Amazing Spider-Man Annual #5, 1968); Green Goblin killed Gwen Stacy (Amazing Spider-Man #121, 1973); Harry Osborn discovered Spider-Man's identity (Amazing Spider-Man #134, 1974); Peter encountered the first Gwen Stacy clone (Amazing Spider-Man #143, 1975); Spider-Man's clone Ben Reilly first appeared (Amazing Spider-Man #149, 1975); Peter's life history told and origin retold (Amazing Spider-Man #181, 1978) Peter proposed to Mary Jane for the first time (Amazing Spider-Man #182, 1978); first appearance of the alien symbiote (Secret Wars #8/Amazing Spider-Man #252, 1984); Peter proposed to Mary Jane for the second time (Amazing Spider-Man #290, 1987); Mary Jane accepted Peter's proposal for marriage (Amazing Spider-Man #292, 1987); Peter Parker and Mary Jane Watson married (Amazing Spider-Man Annual #21, 1987); Mary Jane announced she is pregnant (Spectacular Spider-Man #220, 1995); Spider-Man (temporarily) quit being Spider-Man (Spectacular Spider-Man #229, 1995); Aunt May discovered Peter is Spider-Man (Amazing Spider-Man #35, 2001); joined the New Avengers. (New Avengers #3, 2005); died after battle with Morlun (Friendly Neighborhood Spider-Man #3, 2006); reborn (Amazing Spider-Man #527, 2006); discovered new powers (Amazing Spider-Man #529, 2006); received new costume from Tony Stark (Amazing Spider-Man #529, 2006), publicly revealed identity (Civil War #2, 2006)
Ekstensi file (file extension) adalah huruf terakhir setelah titik pada nama file dan menunjukan jenis file. Misalkan nama file kamus.doc mempunyai ekstensi file .doc, dan merupakan file dokumen yang dibuat dengan MS Word.
Kita pernah memperhatikan nama-nama file (berkas) yang ada di komputer? Nah, pada nama-nama file (berkas) tersebut banyak akhiran file (berkas) yang mungkin belum kita ketahui artinya. Misalnya saja kita membuat file yang dibuat dengan program aplikasi Microsoft Word kemudian disimpan dengan nama "contoh". Maka jika kita lihat nama file tersebut dari windows explorer akan menjadi "contoh.doc". Nah, akhiran .doc inilah yang disebut dengan ekstensi file (nama ekstensi berkas).
Jadi, dengan kata lain, filename extension atau akhiran nama berkas digunakan untuk menandakan isi atau format dari berkas tersebut. Sebagai contoh .GIF menunjukkan berkas image (gambar) yang menggunakan format GIF, dan seterusnya. Berikut ini adalah beberapa daftar ekstensi berkas :
doc (document)
merupakan nama ekstensi berkas dalam Microsoft Word
xls (excel spreadsheet)
merupakan nama ekstensi berkas dalam Microsoft Excell
ppt (Powerpoint Presentation)
merupakan nama ekstensi berkas dalam Microsoft Power Point
htm, html (hyper text markup)
merupakan nama ekstensi berkas yang mendukung web design. Berkas dengan ekstensi .htm dapat dibuka dengan aplikasi "Notepad" atau dengan Microsoft Frontpage
txt (text)
merupakan nama ekstensi berkas dalam teks (berupa kode ASCII). Untuk membuka berkas dengan ekstensi ini cukup menggunakan aplikasi "Notepad"
gif (Graphics Interchange Format)
merupakan salah satu nama ekstensi gambar. Berkas ini dapat dibuka dan dimodifikasi dengan aplikasi Adobe Photoshop, atau dapat dibuka dengan aplikasi Internet explorer.
jpg, jpeg
sama dengan ekstensi .gif, ekstensi berkas jpeg dapat dibuka dan dimodifikasi dengan aplikasi Adobe Photoshop, atau dapat dibuka dengan aplikasi Internet explorer. File (berkas) gambar ini dikembangkan oleh "Joint Photographic Experts Group"
bmp (bitmap)
merupakan salah satu nama ekstensi gambar. Berkas ini dapat dibuka dan dimodifikasi dengan aplikasi Paintbrush, atau bisa juga dibuka dengan aplikasi Adobe Photoshop.
psd (Photoshop Data File)
merupakan salah satu nama ekstensi gambar yang hanya dapat dibuka dan dimodifikasi dengan aplikasi Adobe Photoshop.
zip
merupakan berkas yang dipadatkan (compress) dengan menggunakan format ZIP. Format ini umum di gunakan di sistem yang berbasis Windows. Kompresi dilakukan dengan menggunakan program PKZIP dan dibuka dengan menggunakan program PKUNZIP. Untuk versi Windows digunakan program Winzip.
pdf (Portable Document Format)
merupakan berkas dalam format Adobe PDF. Dapat dibuka dengan menggunakan program Adobe Acrobat Reader.
hlp
merupakan berkas bantuan. Biasanya berisi bantuan mengenai penggunaan sebuah software / aplikasi program.
gz (G-Zip)
berkas dikecilkan dengan menggunakan kompresi gzip (GNU zip). Umum digunakan pada sistem UNIX. Biasanya digabung dengan program tar.
mid, midi
merupakan berkas dengan format MIDI (lagu). Hanya dapat dibuka dengan software / aplikasi yang mendukung penggunaan MIDI.
ps
Berkas berisi format PostScript yang umum digunakan untuk printer PostScript. Berkas ini dapat juga dilihat dengan menggunakan PostScript viewer seperti Ghostscript. Atau dikonversikan ke format PDF dengan menggunakan Adobe Distiller.
rpm
RedHat (Linux) package
sdw
Berkas Star Office wordprocessor
tar
merupakan gabungan dari beberapa berkas yang dijadikan satu. Berkas ini dihasilkan dengan menggunakan program "tar" di sistem UNIX.
tar.gz, tgz
Merupakan gabungan pengolahan tar dengan gzip
tex
Berkas dalam format TeX atau LaTeX, text processor yang umum digunakan di sistem UNIX. (TeX dan LaTeX tersedia juga di berbagai sistem operasi, termasuk untuk Windows)
tro, troff
Format troff atau groff, yaitu text processor (layout) yang umum digunakan di sistem UNIX.
Mengenal ekstensi file
Saat Anda mengklik kanan pad file dan memilih Properties, pada bagian MS-DOS name pasti ada tulisan tiga huruf sesudah titik. Itulah yang dinamakan ekstensi file. Fungsinya adalah untuk mengetahui atau membedakan jenis file. Untuk mengetahui ekstensi file lainnya Anda bisa membuka Windows Explorer, lalu pilih menu View - Folder Options. Pindah ke tab Files Types. Di sana terdapat puluhan dan mungkin ratusan ekstensi file. Semakin banyak Anda menginstall aplikasi maka daftar ekstensi file yang ada akan semakin panjang. Di antara beberapa ekstensi file itu adalah sebagai
Ekstensi Jenis Aplikasi yang digunakan
Asm Source code pemrograman Assembly Sembarang teks editor, seperti MS Word, NotePad, Wordpad
Bat Teks MS Word, Notepad, WordPad, Edit (pd DOS prompt)
Bmp Image Sembarang image editor, seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, dll
Cdr Corel Draw
Doc Docoument MS Word MS Word
Exe Aplikasi Merupakan file aplikasi
Fon File font Font Viewer
htm, html, shtml Internet Document Netscape Navigator, MS Internet Explorer, NeoPlanet
Gif Image, animasi Sembarang image editor. Sedangkan untuk membuat animasinya gunakan Ulead Gif Animator, Gif Construction Set, dll.
Ico File icon Microangelo
jpg/jpeg Image Sembarang image editor, seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint.
Log File log Sembarang teks editor
mp3 Audio WinAmp
Pas Source code bahasa pemrograman Pascal/Delphi Sembarang teks editor
Pdf Adobe Acrobat Reader
Psd Image Adobe PhotoShop
Reg File registry Regedit, untuk mengedit gunakan sembarang teks editor
Ttf File font Font Viewer
Txt Teks Sembarang teks editor
Zip File kompresi WinZip, WinRar
Menampilkan ekstensi file
Ekstensi file dapat dikatakan sebagai pengenal jenis file. Misalnya .doc untuk file MS Word, .cdr untuk Corel Draw, dan sebagainya. Secara default ekstensi file tesebut tidak akan kelihatan. Tetapi Anda bisa menampilkan ekstensi file tersebut sehingga Anda bisa lebih memahami tentang ekstensi file pada Windows Anda. Caranya sebagai berikut :
1. Dari Windows Explorer, klik menu View, pilih Folder Options.
2. Hilangkan tanda check (chenthang) pada bagian Hide file ekstention for known file types untuk menyembunyikan ekstensi file.
3. Sebaliknya beri tanda check untuk menyembunyikan ekstensi file dan menampilkan ekstensi file hanya untuk file yang tidak diketahui jenisnya.
Ekstensi File pada Windows
Ada banyak macam ekstensi file. Biasanya ekstensi sebuah file ditunjukkan dengan tiga buah abjad atau angka di belakang nama file yang dipisahkan dengan sebuah tanda titik. Masing-masing ekstensi file menunjukkan asosiasi sebuah file dengan program. Misalnya, nama_file.doc menyatakan file tersebut berupa dokumen yang bisa dibuka atau dieksekusi dengan program pengolah dokumen. Ekstensi file .xls berkaitan dengan worksheet, ada juga ekstensi file .psd dengan pengolah file image berbasis pixel,.hlp adalah file Help yang bisa dibuka dengan Windows Help, dan lain sebagainya.
Tidak ada satu file pun yang tidak memiliki ekstensi,termasuk file program. File program dikenali dengan ekstensi .exe, namun ada kalanya sebuah file ekstensinya tidak dikenali Windows. Sehingga tidak bisa dijalankan menggunakan program yang sudah tersedia. File-file seperti ini biasanya dikenali dengan icon-nya berupa logo Windows saat ditampilkan oleh Windows Explorer.
Hal seperti ini sering terjadi karena tidak ada program yang terinstal dalam Windows untuk mengolah file tersebut. Misalnya, Anda meletakkan sebuah file berekstensi .pmd atau .p65 pada sebuah komputer Windows yang tidak memiliki program Adobe Page-Maker, maka file tersebut tidak akan bisa dibuka oleh Windows.
Meskipun demikian, ada juga beberapa program dasar dalam Windows yang bisa digunakan untuk membuka file-file yang tidak dikenali. Misalnya, WordPad yang bisa digunakan untuk membuka hampir semua tipe file dokumen, atau ada juga Notepad, sebuah aplikasi text editor sederhana untuk mengubah beberapa file system.
Format Penamaan Ekstensi
Sebuah ekstensi file diberikan berdasarkan jenis file yang bersangkutan. Misalnya untuk file program, ekstensinya adalah .exe. Nama ektensi file ini berupa singkatan tiga abjad jenis filenya. Misalnya ekstensi .exe berasal dari jenis file EXEcutable. Demikian pula dengan file berektensi .doc yang diambil dari jenis file DOCument. Ada pula ekstensi file yang berasal dari singkatan, namun tetap menunjukkan jenis file-nya. Misalnya .bmp dari bitmap, .rtf dari rich text format dan seterusnya.
Ada cara mudah untuk melihat ekstensi file-file Anda saat dilihat di Windows Explorer. Pertama, buka Windows Explorer, pilih menu View | Folder Options untuk Windows versi 98 ke bawah, atau pilih menu Tools | Folder Option untuk Windows XP. Akan muncul sebuah kotak dialog, buka tab View dan hilangkan tanda centang pada option Hide file extentions for known file types. Setelah Anda mengklik OK dan kembali pada Windows Explorer, maka setiap file yang tampak akan disertai dengan ekstensinya masing-masing.
Penentuan ekstensi sebuah file bisa Anda lakukan saat menyimpan file tersebut. Misalnya pada Microsoft Office, Anda bisa menentukan ekstensi file yang Anda buat dengan menekan tombol scroll bawah pada kolom File Type dalam kotak dialog Save As, setelah memilih menu File | Save As.
Perubahan secara manual sebuah file juga bisa dilakukan, yakni setelah mengatur supaya Windows menampilkan ekstensi masing-masing file melalui Folder Options. Sorot sebuah file dan tekan tombol F2 atau klik kanan file tersebut dan pilih Rename. Beri nama baru jika perlu dan ubah semua, termasuk ekstensinya.
Program Under DOS
Pada Windows, terdapat juga beberapa ekstensi file yang mengasosiasikan file tersebut dengan MS-DOS. Misalnya .bat yang biasanya melekat pada file Autoexec. Ekstensi .bat sebenarnya merupakan sebuah file plain text seperti file.txt biasa. Bedanya, file ini tidak berisi hanya sekadar teks belaka, namun merupakan sederetan perintah yang akan dijalankan oleh Windows saat kali pertama booting.
Secara default, pada semua versi Windows selain Windows XP dan 2000, file Autoexec.bat hanya kosong belaka. Kecuali jika Anda menginstal program antivirus under DOS yang berjalan saat Windows booting, maka Autoexec.bat akan menampilkan sederetan command untuk menjalankan program antivirus dan program lain yang disebutkan di dalamnya.
Ada juga ekstensi file .com yang berasal dari jenis file COMmand. Filefile berekstensi .com biasanya merupakan subprogram yang melekat pada MS-DOS. Ekstensi file lain yang berasosiasi dengan MS-DOS adalah .pif. PIF singkatan dari Program Information File. File .pif berisi serangkaian data mengenai setting pada DOS
Ekstensi File pada Windows
Ada banyak macam ekstensi file. Biasanya ekstensi sebuah file ditunjukkan dengan tiga buah abjad atau angka di belakang nama file yang dipisahkan dengan sebuah tanda titik. Masing-masing ekstensi file menunjukkan asosiasi sebuah file dengan program. Misalnya, nama_file.doc menyatakan file tersebut berupa dokumen yang bisa dibuka atau dieksekusi dengan program pengolah dokumen. Ekstensi file .xls berkaitan dengan worksheet, ada juga ekstensi file .psd dengan pengolah file image berbasis pixel,.hlp adalah file Help yang bisa dibuka dengan Windows Help, dan lain sebagainya.
Tidak ada satu file pun yang tidak memiliki ekstensi,termasuk file program. File program dikenali dengan ekstensi .exe, namun ada kalanya sebuah file ekstensinya tidak dikenali Windows. Sehingga tidak bisa dijalankan menggunakan program yang sudah tersedia. File-file seperti ini biasanya dikenali dengan icon-nya berupa logo Windows saat ditampilkan oleh Windows Explorer.
Hal seperti ini sering terjadi karena tidak ada program yang terinstal dalam Windows untuk mengolah file tersebut. Misalnya, Anda meletakkan sebuah file berekstensi .pmd atau .p65 pada sebuah komputer Windows yang tidak memiliki program Adobe Page-Maker, maka file tersebut tidak akan bisa dibuka oleh Windows.
Meskipun demikian, ada juga beberapa program dasar dalam Windows yang bisa digunakan untuk membuka file-file yang tidak dikenali. Misalnya, WordPad yang bisa digunakan untuk membuka hampir semua tipe file dokumen, atau ada juga Notepad, sebuah aplikasi text editor sederhana untuk mengubah beberapa file system.
Virus Exploit
Jika Anda tiba-tiba menemui ekstensi pada file-file Anda berubah, waspadalah. Misalnya file .doc Anda tiba-tiba berubah menjadi .exe. Sehingga saat dieksekusi dengan mengklik ganda, bukannya membuka dokumen beserta aplikasi pengolahnya, tapi malah membuka DOS Prompt atau bisa jadi malah tidak terjadi efek apapun. Penyebab hal ini biasanya adalah serangan virus.
Mungkin Anda pernah membuka sebuah file attachment dari e-mail yang berisi AnnaKournikova.jpg. Alihalih menemui foto tubuh seksi pemain tenis Anna Kournikova, Anda justru mengeksekusi dan menjalankan virus yang cukup berbahaya. Hal ini terjadi karena sebenarnya file tersebut adalah AnnaKournikova.jpg.exe. Sebuah program, bukan file image.
Hal ini terjadi karena file AnnaKornikova tersebut sebenarnya memiliki nama panjang AnnaKornikova.jpg.exe. Namun yang tampak hanya “ekstensi” .jpg saja. Sedangkan 3 karakter ekstensi .exe yang merupakan ekstensi sebenarnya file tersebut, disembunyikan oleh Windows. Modus operasi ini banyak dilakukan virus klasik, sedangkan virus baru dan mutakhir lebih rumit lagi.
Cara menanggulanginya, tidak bisa bisa tidak, selalu update antivirus yang Anda miliki. Sedangkan pencegahannya juga menggunakan cara yang sama, yakni menggunakan antivirus yang selalu aktif saat Windows dijalankan.
Kurangi juga frekuensi transfer data dari tempat-tempat yang tidak bisa dijamin kebersihannya dari virus. Misalnya komputer publik, download file attachment sebuah e-mail dari pengirim yang tidak Anda kenali, atau bahkan membuka situs-situs yang memunculkan pop up untuk meminta Anda men-download terlebih dahulu sebuah program yang tidak Anda kenali nama dan fungsinya.
Waspadai file attachment berupa .exe, .scr atau ekstensi file lain yang tidak umum. Usahakan bertukar file dokumen dalam format .pdf. Selain lebih kecil ukurannya, keamanan juga lebih terjaga.
Jadi sekali lagi, waspadalah, waspadalah dan waspadalah melihat ekstensi file Anda berubah! Sebab, virus menyerang bukan saja karena niat virus tersebut untuk merusak. Namun juga karena adanya peluang.
Mengirim Attachment .exe Via Gmail
Tips lama, tetapi siapa tahu ada yang memerlukan. Saya teringat kembali karena baru saja mengirimkan attachment .exe.
Pengguna Gmail termasuk yang Gmail Hosted mungkin sudah mengetahui, bahwa ketika akan mengirim file executable seperti .exe, kita hanya akan mendapati pesan “This is an executable file. For security reasons, Gmail does not allow you to send this type of file.” Memang, dengan alasan keamanan, Google mempunyai kebijakan bahwa kita tidak dapat mengirim maupun menerima file executable tersebut, termasuk jika file ini dikompresi/di-zip (.zip, .tar, .tgz, .taz, .z, .gz).
Berikut dua cara (yang saya tahu) yang dapat dilakukan untuk ‘meloloskan’ file .exe sebagai attachment pada Gmail:
1. Mengkompresi dalam format .rar
Entah alasannya apa, format kompresi .rar yang didalamnya terdapat file berekstensi .exe–yang lolos scanner antivirus tentunya, dapat diterima oleh Gmail. Konsekuensinya, diperlukan software pengkompresi .rar seperti Winrar, begitu pula untuk penerima email untuk membukanya.
2. Mengubah ekstensi file
Dengan mengubah ekstensi file .exe, misalnya file nama_file.exe diubah menjadi nama_file.exe_hapus, ternyata Gmail meloloskan attachment tersebut. Termasuk di sini adalah file zip yang di dalamnya ada file .exe, jadi cukup mengubah nama ekstensi .zip-nya. Jika cara ini digunakan, jangan lupa memberitahu penerima email agar mengubah kembali ekstensinya menjadi yang seharusnya. Bagi pengguna Windows, untuk keperluan mengubah nama ekstensi melalui fasilitas Windows Explorer, tampilkan dulu ekstensi file-filenya melalui Tools — Folder Options.. Pada tab View, cari pengaturan Hide extensions for known file types dan buang tanda checklist-nya.
Dari hasil mencoba, file .zip (yang di dalamnya ada file .exe) yang diberi password, kemudian di-zip lagi dan juga diberi password, ternyata masih dapat membaca bahwa di dalamnya terdapat file .exe, dengan kata lain tidak lolos..
File audio
Format MP3 memang beken dalam peredaran musik di internet, baik melalui aplikasi peer-to-peer atau pun layanan download. Walau begitu, itu bukan berarti file audio dengan format lain tidak ada.
.mp3
Ekstensi seperti ini memang penanda untuk file MPEG-3. Aplikasi untuk memutar file jenis ini tak terhitung jumlahnya. Kebanyakan gratis pula. Namun, dengan aplikasi standar yang ada di Windows, yaitu Windows Media Player, Anda tetap bisa menikmati koleksi MP3 Anda.
.wav
Suara-suara untuk notifikasi sistem di Windows masih menggunakan format audio seperti ini. Berbeda dengan MP3, format ini cenderung gemuk. Anda bisa memutarnya dengan Windows Media Player.
.aif
CD audio komersial umumnya menggunakan format Audio Interchange File (aif), salah satu format audio digital dengan kualitas terbaik. Wajar kalau ukuran file dalam format ini rata-rata cukup besar. Untuk lagu berdurasi tiga menit saja, file .aif bisa memakan ruang hard disk sebesar 30 sampai 50 MB.
.ogg
Ogg Vorbis, begitulah nama lengkap format audio ini. Sebagian orang melihat kualitas format ini sedikit lebih baik dibanding MP3. Putarlah dengan Winamp versi terbaru, karena aplikasi tersebut sudah memiliki plug-in untuk membacanya.
.wma
Kependekan dari Windows Media Audio. Merupakan format asli file audio Windows Media Player yang dikembangkan oleh Microsoft. Rata-rata ukuran files berformat seperti ini lebih kecil dibanding format audio lainnya. Anda bisa memutarnya langsung dengan memilih [Windows Media Player] dari menu "Open With".
File video
Buat komputer-komputer zaman sekarang, memutar files video berdurasi panjang adalah hal yang gampang. DalamWindows, ada Windows Media Player yang bisa memutar hampir semua format video. Jika belum cukup, manfaatkan codec pembantu untuk memutar tipe file video lainnya.
.avi
Windows Media Player bisa memutar format ini, namun Anda perlu menginstal codec tambahan seperti Ace DivX Player yang bisa di-download gratis di www.soft32.com/download_4744.html.
.asx
Tipe seperti ini berisi link untuk video streaming yang diputar melalui jaringan internet. Gunakan Windows Media Player untuk memutarnya. File ini sendiri tidak benar-benar berisi data video di dalamnya.
.asf
Di dalamnya berisi data audio dan video. Anda bisa memutar files berekstensi ini dengan Windows Media Player.
.rm
Meski tidak bisa disimpan ke dalam PC, namun file Real Movie yang berekstensi .rm ini bisa dijalankan secara streaming via internet. Untuk memutar file ini Anda perlu aplikasi RealOne Player yang bisa diambil di www.realnetworks.com.
.mpeg dan .mpg
Format standar ini digunakan oleh kepingan DVD komersial. Karena ukurannya yang kecil, MPEG digunakan untuk mendistribusikan video lewat internet. Anda memerlukan codec agar bisa memutarnya di Windows Media Player.
.mov
Gunakan QuickTime Player, pemutar video buatan Apple, untuk menjalankan video berformat .mov. Kunjungi situs www.apple.com untuk men-download-nya.
File sistem
Beberapa tipe files akan langsung berjalan saat anda mengeklik-dobel file tersebut. Memang tidak bisa dijalankan dengan Microsoft Word dan Windows Media Player, karena file seperti di bawah ini merupakan file program atau sistem.
.exe
Ekstensi ini akan Anda temukan pada executable file. Merupakan file utama sebuah program dan berjalan secara otomatis saat Anda mengeklik-dobel.
.bat
Biasanya berisi sejumlah perintah yang dirancang untuk melakukan proses. Misalnya menyalin hard disk. File ini juga akan berjalan secara otomatis ketika diklik-dobel. Anda bisa menggunakan Notepad untuk membuat dan mengedit file ini.
.vbs
Ini adalah ekstensi dari file hasil olahan Visual Basic, aplikasi pemrograman yang dikembangkan Microsoft untuk membantu para programer membuat aplikasi berplatform Windows. Langsung saja klik-dobel untuk menjalankannya. Namun, hati-hati, virus komputer sering kali menggunakan format ini. Jika Anda menemukan e-mail dengan attachment berisi file berkestensi .vbs, hapus segera file tersebut. Sudah pasti itu virus.
Pada Oktober 2004 wartawan Republika, Firkah Fansuri, diundang Matushita Electric Industrial mengikuti Panasonic Media Tour di Tokyo dan Osaka, serta menghadiri CEATEC (Combined Exhibition of Advanced Technologies) 2004 di Tokyo, Jepang. Berikut catatannya.
Layar berukuran sekitar tiga kali empat meter yang menyatu dengan dinding itu dalam hitungan detik cepat berubah. Semula layar televisi tersebut mengeluarkan alunan musik lengkap dengan para pemain layaknya sebuah konser.
Dengan sentuhan jari tangan, layar tersebut berubah menjadi alat komunikasi dengan orang lain di tempat yang berbeda. Kemudian, lewat satu sentuhan lagi, layar itu pun menampilkan berbagai informasi yang dibutuhkan. Para pengunjung yang menyaksikan layar kaca di dalam sebuah kamar tersebut bertepuk tangan ketika 'pertunjukan' tersebut usai. Para pengunjung yang merupakan rombongan wartawan dari Asia, Eropa, Amerika Serikat dan Amerika Latin tersebut berdecak kagum pada teknologi yang ditawarkan oleh pertunjukan singkat tersebut.
Di tempat lain, sebuah kamar yang disebut dengan 'rumah masa depan' menampilkan pertunjukan yang tak kalah serunya. Sebuah ruangan yang didesain dengan sangat lengkap untuk berkomunikasi dengan pihak luar. Bahkan, di ruang tersebut semua kebutuhan kita dapat terpenuhi. Lagi-lagi tentu saja dengan 'bantuan' teknologi komunikasi yang canggih.
Setiap kali berkunjung ke Tokyo, Jepang, pertunjukan semacam itu akan mudah didapatkan di Panasonic Center, dan National Center Tokyo. Pusat teknologi milik Matshusita tersebut merupakan salah satu proyek besar produsen elektronik Jepang ini untuk mewujudkan produk-produk teknologi digital dengan berbasis jaringan. Junji Kanegawa, public relation Matsushita Electric Asia Pte Ltd menyatakan peralatan rumah tangga hingga perkakas yang berhubungan dengan lingkungan global akan tersambung dalam jaringan. ''Itu semua contoh prototipe yang nantinya akan kita pasarkan,'' paparnya.
Sejak bertekad untuk menjadikan negaranya pemimpin TI tahun depan, Jepang memang terus bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita itu. Dengan menggandeng pihak swasta, pemerintah Jepang menciptakan beragam program untuk mempercepat cita-cita menuju negara pemimpin TI. Wajah masyarakat Jepang memang tampaknya tidak bisa 'dipisahkan' dengan TI. Mereka terus-menerus mengembangkan berbagai penemuan baru di bidang teknologi ini.
Berbagai konsep produk pun mereka tampilkan di arena pameran semacam itu. Salah satunya di arena CEATEC 2004 yang menampilkan seluruh produsen elektonik Jepang. Pimpinan produsen elektronik dan TI terdepan di Jepang seperti Matsushita, Sony, Toshiba, dan lainnya berlomba-lomba menunjukkan bahwa produk merekalah yang terbaik. Para produsen ini mengklaim produk mereka yang paling mampu memenuhi harapan masyarakat Jepang untuk menjadi pemimpin TI.
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan TI di Jepang memang menunjukkan pertumbuhan yang mencengangkan. Jepang perlahan mulai mengubah masyarakatnya menjadi uniquitious society, sebuah istilah untuk menyebut peradaban baru di era digital. Masyarakat yang terhubung kemana saja. Bukan hal yang mengherankan jika di tengah keramaian Tokyo yang sibuk dan berhenti bernapas, kita dapat menyaksikan orang-orang asyik dengan gadget, perangkat tangan digital mulai dari notebook, PDA, ponsel berkamera, atau communicator.
Kunio Nakamura, CEO Matsushita Electric Industrial, menyebut perkembangan ini mampu mengubah wajah Jepang dalam menerapkan strategi dunia maya. ''Jika dulu Jepang masih berkutat pada program mendongkrak teknologi informasinya, kini fokus perhatian pemerintah lebih pada bagaimana memasyarakatkan penggunaan teknologi informasi sebanyak mungkin di kalangan masyarakat,'' kata Nakamura ketika menjadi pembicara kunci saat pembukaan pameran teknologi dan infromasi CEATEC 2004, Oktober lalu.
Nakamura menyebut tidaklah agresif jika pemerintah Jepang mengimpikan pada 2010 kelak, negeri Matahari Terbit itu akan menjadi pusat uniquitous society. Menurut Nakamura, ada tiga hal penting untuk menunjang impian menuju puncak masyarakat melek TI. Ia menyebut infrastruktur jaringan, peralatan terminal TI, dan service content sebagai faktor penting. Infrastruktur jaringan misalnya memerlukan broadband dan penyedia layanan internet (internet provider -- IP).
Jika bicara tentang teknologi digital, tak pelak konsep yang makin ramah pemakai juga menjadi perhatian. Perusahaan TI Jepang, kata Nakamura, kini makin rajin mengeluarkan produk yang kecil dan makin mobile-oriented. Produk itu Mudah ditenteng dan gampang dioperasikan.
Pertumbuhan perangkat teknologi digital di Jepang juga kian mencengangkan dalam 10 tahun terakhir. Satu dekade silam, orang hanya mengenal ponsel sebagai perangkat teknologi pengantar suara. ''Namun, waktu menunjukkan teknologi mampu membuat ponsel menjadi perangkat dengan banyak fungsi,'' papar Nakamura.
Pengguna ponsel yang membengkak di Jepang menunjukkan fenomena ini. Lebih dari 80 persen ponsel yang beredar di Jepang kini dilengkapi dengan fasilitas yang terhubung ke internet. Tak kurang 70 juta orang di Jepang berlangganan internet dalam empat tahun terakhir dan fasilitas yang ada di ponsel tentu saja memudahkan mereka untuk tersambung ke jaringan internet tanpa memandang tempat dan waktu. Jumlah ini merupakan yang tertinggi di dunia dengan Jepang di urutan pertama dan Korea Selatan di urutan kedua.
Barang Bekas Diproduksi Ulang
Para pekerja di pabrik itu tampak sibuk. Yang satu mengangkat tumpukan televisi satu per satu ke ke line pabrik. Pekerja lain melepaskan tabung kaca dari televisi tersebut. Karyawan lainnya, mengambil bagian lain dari televisi itu lalu memisahkan dari kerangka televisi. Pada akhirnya berbagai komponen di televisi itu benar-benar terpisah.
Apa yang dilakukan setelah itu? Komponen televisi yang masih layak lalu digunakan kembali. Setelah itu diproduksi menjadi televisi produksi daur ulang. Semudah itu? Tentu saja tidak. Ada sejumlah proses yang harus dilewati. Tapi, pada prinsipnya tidak akan berbeda jauh dengan produksi televisi pada umumnya di sebuah pabrik.
Di Matsushita Eco Technology Center (Metec), Jepang, kita dapat menemukan proses produksi seperti itu. Matsushita Electric yang selama ini memproduksi berbagai produk elektronik dengan merek Panasonic yang memiliki pabrik sekaligus juga pusat pengembangan industri daur ulang itu. Tidak hanya televisi yang diproduksi daur ulang. Namun juga ada kulkas, pendingin udara, dan mesin cuci.
President Metec Nobutaka Tsutsumi menyatakan Metec didirikan dengan investasi lima triliun yen. ''Kini Metec sudah mampu memproduksi barang elektronika dari rongsokan,'' paparnya beberapa waktu lalu. Kehadiran Metec tentu saja bukan tanpa alasan. Jepang sejak belasan tahun silam memang mengalami persoalan dengan menumpuknya barang-barang rumah tangga rongsokan di pingir jalan atau tepi-tepi sungai. Kehadiran sampah itu membuat pemandangan tak sedap. Diperkirakan 20 juta barang elektornik rumah tangga bekas setiap tahun ada di Jepang.
Hal Itulah salah satu yang melatarbelakangi kehadiran Metec. Apalagi di Jepang pemberlakuan peraturan daur ulang mulai diterapkan pada 2001. Metec hadir di pinggiran kita bagian barat Jepang bernama Yashiro. Ia berada di kota kecil yang hamparan hijau sawah masih banyak membentang. Bahkan lokasi Metec sendiri berada di tengah-tengah sawah sekitar penduduk.
Karena itu, papar Tsutsumi, Matsushita bertindak ekstra hati-hati agar sistem pengairan tertutup yang mereka bangun tidak mencemarkan lingkungan sekitar. Dalam Metec sendiri terdapat kecanggihan teknologi yang berbaur dengan pakar dan teknisi ahli. Menurut Tsutsami, sesuai ketentuan, komponen pesawat televisi, pendingin ruangan, mesin cuci dan lemari es harus 50 persen sampai 60 persennya dapat didaur ulang. Konsekuensinya, konsumen harus rela membayar hingga 4.600 yen untuk merekondisi peralatan tersebut.
Mekanismenya melalui jaringan kompleks distribusi. Konsumen menaruh barang-barang bekas mereka di depan pintu rumah. Setelah itu diambil petugas Metec untuk dibawa ke pabrik daur ulang. ''Metec memiliki empat mesin pemrosesan. Satu mesin untuk setiap jenis barang rongsokan,'' ucapnya. Pada tahun pertama operasi, pabrik tersebut 'melumat' lebih dari sejuta pesawat televisi, pendingin udara, dan mesin cuci. Dan, sekarang beroperasi pada level 10 persen sampai 15 persen di atas rata-rata yang disyaratkan undang-undang.
Masing-masing mesin menjalankan fungsinya, apakah memakai tangan untuk pesawat televisi atau dorongan tenaga untuk mesin cuci. Komponen-komponen kemudian dipisahkan. Monitor kaca pada pesawat televisi dicungkil secara hati-hati dengan menggunakan 'pisau' khusus Metec agar racun di kaca bagian belakangnya tidak bercampur kaca yang masih bagus di layarnya.
Sedangkan untuk mesin cuci lain lagi dan lebih rumit. Diperlukan magnet dan blower angin untuk menghasilkan pisahan-pisahan sampah yang bersih. Pemrosesan mesin cuci ini juga menggunakan plastik polypropylene berbagai warna yang dicampur dan digunakan dalam bentuk komponen 'non estetika' yang tidak kelihatan pada mesin cuci model baru.
Menurut Tsutsami para peneliti Metec terus mengembangkan cara-cara baru dalam mengambil barang-barang rongsokan yang paling parah dan rumah konsumen setiap hari. Namun yang terpenting, menurut dia, dalam hal 'pemulihan' dan daur ulang, Metec terus mempelajari proses siklus keseluruhan. Hal itu dilakukan mulai desain dan perencanaan produk melalui pembelian bahan-bahan, produksi, distribusi, penjualan hingga bagaimana kehendak konsumen. ( )
